wahai Para srikandi bangsa, jangan ragu tunjukkan kalau perempuan bisa aktif berkontribusi di bidang politik. Mari penuhi kuota 30% perempuan di kursi parlemen. Indonesia akan jadi lebih hebat jika perempuan tangguhnya berani mengembangkan potensi diri.
Mengapa angka 30% dianggap cukup adil? Bukankah itu lebih mirip kekalahan negosiasi kaum perempuan di meja perundingan yang disamarkan dengan kata “afirmasi”? Jika mau jujur, kita semua sebenarnya dilanda pesimisme yang sama tentang angka 30% untuk perempuan itu. Fakta menunjukkan, sejak Pemilu 2004 hingga Pemilu 2019, angka Caleg Perempuan meningkat, namun menurun dalam perolehan kursi. Lalu tiba-tiba semua laki-laki bisa dengan pongah berkata “tuhh kan, 30% aja sulit tercapai, bagaimana minta kesetaraan?” Lalu beberapa lembaga internasional datang dengan program “penguatan kapasitas perempuan dalam politik.” Ilusi yang tadinya hanya untuk menutupi rasa malu karena kekalahamn di meja perundingan, lalu benar-benar menjadi petaka ketika sebagian orang percaya.
Persoalan utamanya bukan disitu! Persoalannya adalah Laki-laki yang sudah menikmati privilege sosial, ekonomi, politik dan budaya sejak depolitisasi gerakan perempuan pada tahun 1960an. Laki-laki telah memenangkan perundingan dengan membangun mekanisme pertandingan yang curang. Bukankah mengatur sebuah pertarungan yang tidak seimbang adalah sebuah kecurangan? Bukankah sama ketika Sengkuni mengatur permainan judi yang curang antara laki-laki Pandawa dan laki-laki Kurawa, perempuan bernama Drupadi yang menjadi korban?
maka dari itu, PSI mengajak wanita srikandi hebat Indonesia untuk mematahkan permainan "curang" tersebut, sebab PSI adalah Partai baik, Partainya orang-orang baik untuk tujuan yang baik pula, sehingga PSI dengan OPTIMISME yang kuat akan mengembangkan pola politik setara. sehingga kata KESETARAAN akan benar-benar nyata tanpa lagi disamarkan menjadi "afirmasi".
mari bro n sis kita bersama-sama wujudkan mimpi ini, kenapa harus bersama-sama ? karena jika laki-laki tidak membuka jalan bagaimana hal ini bisa terealisasi ? kita harus sama-sama bergerak dan saling mendukung, mari kita ubah pola lama dengan pola baru, bersama PSI kita pasti BISA.
"HABIS GELAP TERBITLAH TERANG, PSI MEMBAWA CAHAYA BARU MENERANGI KEGUSARAN MASYARAKAT INDONESIA"
! Selamat Hari Kartini 2016, Bro dan Sis !



0 komentar:
Posting Komentar